Menggunakan lantai kayutentu terkait dengan fungsi dan estetika yang ingin dicapai. Biasanya dengan menggunakan kayu sebagai penutup lantai penampilan ruang cenderung rapi dan bersih. Menggunakan lantai kayu (wood flooring) di dalam rumah atau bangunan lain tidak akan membosankan karena kayu menyimbangkan suhu ruang dan terasa nyaman di telapak kaki karena kayu memiliki serat dan pola yang halus.

Dari segi penampilan, kayu tidak kalah dengan bahan bangunan lain. Oleh sebab itulah, berbagai gaya rancangan seperti gaya kontemporer modern, etnik atau klasik sangat cocok menggunakan lantai kayu (wood flooring) karena fungsi dan penampilannya yang fleksibel.

Dari banyaknya pilihan yang ada anda harus cermat dalam memilih jenis lantai kayu yang tepat untuk rumah anda. Pada dasarnya ada beberapa jenis lantai kayu yang bisa menjadi pilihan anda :

  • Lantai kayu solid

(solid wood floor) yakni lantai kayu dengan teknologi layer (engineer/veneer wood floor) dan lantai kayu laminasi (laminate wood floor). Untuk jenis solid ini sangat sedikit beredar di Indonesia karena sangat rentan dengan kelembaban dan perubahan cuaca. Bentuknya seperti lembaran papan dengan berbagai ukuran. Untuk jenis ini yang paling banyak beredar adalah kayu jati.

Kelebihan dari kayu ini adalah keindahan dan berkesan sangat natural. Untuk jangka waktu lama akan terlihat kusam kemudian dapat di finishing lagi dan akan seperti baru lagi. Kualitas kayu dan proses pengeringannya menentukan daya tahan dari kayu ini.

Kekurangannya tentunya bersumber dari karakteristik kayu itu sendiri. Muai susut kayu terhadap kelembaban dan perubahan suhu menyebabkan ukuran lantai kayu ini sangat terbatas. Lantai kayu solid juga rawan terhadap goresan, api dan keretakan. Perlu juga diberi peredam supaya tidak berisik. Dan musuh utamanya adalah air. Cepat keringkan lantai jika terkena air atau cairan lain.

  • Lantai kayu asli dengan sistem layer

Anda masih bisa mendapatkan tampilan kayu asli dengan meminimalisir kekurangan lantai kayu solid dengan memakai lantai kayu sistem layer (engineer wood floor). Jenis lantai ini menyusun lapisan kayu secara bersilangan untuk membuat kestabilan bahan terhadap muai dan susut.

Tidak semua jenis engineer wood floor bisa di-refinish tergantung ketebalan lapisan veneer-nya. Tapi jangan khawatir kebanyakan jenis lantai kayu ini di-coating sehingga lapisan atasnya bisa bertahan sangat lama.

Cara pemasangan pun mudah. Dapat di lem ke lantai ataupun diletakkan begitu saja. Dapat langsung dipasang pada lantai keramik atau lantai jenis lain untuk merubah tampilan rumah anda dengan cepat. Jenis lantai ini ada yang sudah di- finished maupun yang unfinished.

  • Kayu Imitasi

Lantai kayu imitasi atau palsu tidak selamanya jelek. Malah ini bisa menjadi solusi yang baik bagi rumah anda dengan harga yang lebih murah. Untuk ketahanan juga tidak kalah dengan engineer wood floor. Kualitas yang baik bisa menahan beban sebesar 800 kg, bahkan untuk jenis ini lebih tahan terhadap air, api, dan goresan.

Lapisan atas merupakan hasil cetakan menyerupai serat kayu yang dilapisi plastic coating. Sedangkan lapisan intinya berupa HDF (High Density Fibreboard) atau MDF (Medium Density Fibreboard).

Beberapa jenis memakai locking system sehingga tidak memerlukan lem. Bahkan jenis lantai kayu laminasi ini dapat dengan mudah dibongkar-pasang. Biasanya tersedia dengan ukuran sedikit lebih lebar dari pada jenis lantai kayu lainnya.