parquet atau lantai kayu masih digemari. Meskipun relatif mahal dibanding material penutup lantai lain, toh parquet masih punya pasar. Hal itu wajar saja karena dia dapat menghasilkan ruang hangat. Tidak hanya hangat secara tampilan, tapi juga dalam kata sebenarnya, serta serasa alami.

Lantai kayu di awal kemuculannya dipasang dengan teknik khusus. Tidak bisa sembarangan. Terpisah menjadi lembaran kecil, parquet atau laminate floor dipasang oleh tukang yang ahli, apalagi untuk tiap bagiannya, penggunaan lem harus dilakukan.

Kini lem tidak lagi digunakan. Untuk memasangnya tidak perlu repot. Tinggal merangkainya, layaknya puzzle, rapatkan dengan palu, selesai sudah. Waktu yang dibutuhkan juga lebih cepat.

Kenapa bisa seperti itu?

Dahulu, parquet hanya lembaran tanpa profil di sekeliling sisi, sekarang di sisinya sudah ada profil. Profil berfungsi sebagai pengunci atau perekat antarlembar parquet. Profil ini tidak hanya pada dua sisi, tetapi pada keempat sisinya. Ini membuat rangkaian parquet menyatu lebih kuat.

Rangkaian parquet hanya bisa terbuka jika diangkat 45 derajat, dan sulit untuk menariknya pada posisi mendatar. Rangkaian parquet yang telah kuat tentu tidak perlu lagi lem tambahan. Letakkan, rangkai, kemudian selesai. Mudah bukan?

sumber: http://www.kompas.com/lipsus052009/antasariread/2009/02/10/16174650/Lantai.Kayu.yang.Saling.Mengunci